Anggota parlemen UK desak Menlu UK Lammy untuk akui negara Palestina

Oleh  Staf Al Jazeera, Diterbitkan pada 12 Juli 2025

Hampir 60 anggota parlemen UK telah mengirim surat kepada Menlu UK David Lammy minggu ini, mengecam rencana negara Israel untuk melakukan “pembersihan etnis” di Gaza dan menuntut UK segera mengakui Palestina sebagai sebuah negara.

Ke-59 anggota parlemen, semuanya dari Partai Buruh yang berkuasa, mengkritik rencana Menhan Israel, Israel Katz, untuk memaksa 2,1 juta warga Palestina di Gaza ke dalam apa yang disebut “kota kemanusiaan” – yang oleh beberapa analis digambirkan sebagai kamp konsentrasi – yang dibangun di atas reruntuhan Rafah.

Surat yang dikirimkan kepada Menlu Lammy pada hari Kamis dan dipublikasikan pada hari Sabtu itu mengutip pernyataan pengacara hak asasi manusia Israel, Michael Sfard, yang mengatakan bahwa warga Palestina didorong ke ujung selatan Gaza “dalam persiapan untuk dideportasi ke luar jalur tersebut”, dan mengecam tindakan tersebut sebagai “pembersihan etnis”.

Mereka mendesak Menlu untuk menghentikan “rencana operasional kejahatan terhadap kemanusiaan” Israel. Mereka juga mendesak London untuk mengikuti jejak Presiden Prancis Emmanuel Macron, yang baru-baru ini mengumumkan niatnya untuk mengakui negara Palestina, agar tidak merusak kebijakannya sendiri yang mendukung solusi dua negara.

Dilaporkan dari London, Sonia Gallego dari Al Jazeera mengatakan Macron telah memberikan seruan untuk secara resmi mengakui Palestina sebagai sebuah negara “kekuatan ekstra” selama kunjungan kenegaraan tiga harinya ke Inggris minggu ini.

Dalam pidatonya di Parlemen Inggris pada hari Selasa, ia mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan isu yang “sangat mendesak” dan “satu-satunya jalan menuju perdamaian”, dan menyerukan negara tersebut untuk membantu menciptakan “momentum politik” bagi solusi dua negara.

Gallego menunjukkan bahwa Menlu Lammy pada hari Selasa mengkritik situs GHF kontroversial yang didukung AS di Komite Urusan Luar Negeri Parlemen.

“Ini tidak berjalan dengan baik. Terlalu banyak orang yang  hampir kelaparan . Terlalu banyak orang yang kehilangan nyawa,” kata Lammy.

Tiga dari empat lokasi GHF di daerah kantong tersebut, yang telah menyingkirkan jaringan pengiriman bantuan besar yang dipimpin PBB di Gaza, terletak di Gaza selatan, yang secara efektif memaksa warga Palestina yang kelaparan menuju “kota kemanusiaan” baru Israel di Rafah.

Pada hari Jumat, juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan bahwa 819 warga Palestina telah tewas saat menunggu makanan – 634 di antaranya berada di sekitar lokasi GHF, yang telah beroperasi sejak akhir bulan Mei 2025. Pada hari Sabtu, ada 34 yang tewas di dekat lokasi GHF di Rafah.

Menlu Lammy juga mengatakan bahwa Inggris dapat mengambil tindakan lebih lanjut terhadap Israel jika kesepakatan gencatan senjata untuk mengakhiri perang di wilayah Palestina tidak terwujud. Namun, ia menekankan bahwa London ingin mengakui Palestina sebagai bagian dari langkah konkret menuju solusi dua negara, bukan sekadar gestur simbolis.

Para anggota parlemen menyambut baik seruan pemerintah Buruh untuk gencatan senjata, penangguhan lisensi senjata untuk Israel, dan sanksi terhadap menteri garis keras Israel Itamar Ben-Gvir dan Bezalel Smotrich, tetapi mengatakan bahwa “keputusasaan dan keseriusan” situasi di Gaza memerlukan tindakan lebih lanjut.

“Kita tidak bisa membiarkan tindakan sia-sia sementara situasi yang dihadapi warga sipil Palestina mencapai tingkat kritis dan eksistensial,” demikian isi surat tersebut, yang diorganisir oleh Labour Friends of Palestine and the Middle East, yang diketuai bersama oleh anggota parlemen Sarah Owen dan Andrew Pakes.

“Dengan tidak mengakui [Palestina] sebagai sebuah negara, kita … menetapkan harapan bahwa status quo dapat berlanjut dan menyaksikan penghapusan dan aneksasi wilayah Palestina yang efektif,” tambahnya.

Times of Israel melaporkan minggu ini bahwa sebuah konferensi internasional yang bertujuan untuk menghidupkan kembali solusi dua negara ditunda hingga 28-29 Juli setelah rencana untuk menyelenggarakannya bulan lalu digagalkan oleh perang  Iran-Israel.

Post based on https://www.aljazeera.com/news/2025/7/12/uk-lawmakers-urge-foreign-secretary-lammy-to-recognise-palestinian-state.

In related news:

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending

Discover more with Stories From Indonesia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue Reading